Cara Memeriksa Status SSN

Salah satu hal pertama yang dilakukan karyawan baru adalah mengisi Formulir I-9, Verifikasi Kelayakan Pekerjaan. Administrasi Jaminan Sosial merekomendasikan agar bisnis memeriksa status setiap nomor Jaminan Sosial karyawan untuk memverifikasi bahwa nomor itu cocok dengan yang ada di file dengan Administrasi Jaminan Sosial. Jika tidak, karyawan tersebut mungkin tidak mendapatkan kredit yang sesuai atas kontribusinya ke Jaminan Sosial melalui pajak gaji. Selain itu, Anda mungkin dikenakan biaya pemrosesan penggajian tambahan jika Anda mengirimkan formulir dengan informasi yang salah. Hanya bisnis Anda atau pihak ketiga yang menangani pelaporan gaji tahunan Anda yang dapat secara legal memeriksa status SSN.

1

Tinjau alasan hukum untuk memeriksa status SSN. Di bawah aturan Administrasi Jaminan Sosial, Sistem Verifikasi Nomor Jaminan Sosial hanya dapat digunakan untuk memverifikasi SSN untuk tujuan pelaporan gaji. Ini tidak boleh digunakan untuk alasan lain, termasuk pemeriksaan kredit atau verifikasi identitas. Jika nama dan nomor tidak cocok, itu tidak berarti status imigrasi yang salah atau dipertanyakan. Administrasi Jaminan Sosial dapat mencabut hak untuk menggunakan sistem verifikasi karena melanggar aturan tersebut.

2

Daftarkan bisnis Anda dengan Layanan Bisnis Jaminan Sosial Online. Buka situs web Jaminan Sosial (socialsecurity.gov) dan pilih Layanan Bisnis Online. Ikuti petunjuk untuk melengkapi formulir aplikasi, pilih kata sandi dan terima ID pengguna. Beberapa pengguna baru diminta untuk menyelesaikan pendaftaran melalui telepon. Selanjutnya, minta kode Akses dan Aktivasi Anda. Setelah Anda menerima kode ini, Anda dapat memeriksa status SSN.

3

Masuk ke Layanan Bisnis Online dan pilih Sistem Verifikasi Nomor Jaminan Sosial. Pilih Hasil Kunci Langsung untuk mendapatkan hasil langsung.

4

Masukkan Nomor Identifikasi Pemberi Kerja Anda, Nomor Jaminan Sosial karyawan, serta nama depan dan belakang karyawan. Jika mau, Anda juga dapat memasukkan nama tengah, akhiran, dan tanggal lahir karyawan. Anda dapat memeriksa hingga 10 SSN sekaligus. Tidak ada batasan berapa kali Anda dapat mengirimkan batch baru Nomor Jaminan Sosial.

5

Pastikan Anda memasukkan informasi dengan benar jika Anda mendapatkan ketidakcocokan. Anda juga dapat meminta untuk melihat kartu Jaminan Sosial karyawan tersebut untuk memverifikasi nomor tersebut. Jika Anda masih tidak bisa mendapatkan jodoh, minta karyawan tersebut untuk menghubungi kantor Jaminan Sosial setempat untuk mendapatkan bantuan.