Apa Perbedaan Antara Populasi Sasaran & Populasi yang Dapat Diakses Secara Eksperimen?

Bisnis sering melakukan penelitian untuk mengidentifikasi kebiasaan dan preferensi pembelian konsumen. Sangat jarang untuk mempelajari semua konsumen dalam segmen populasi tertentu, yang berarti peneliti bisnis harus menemukan cara untuk memilih konsumen yang tepat untuk dipelajari. Jika dilakukan dengan benar, studi statistik akan mengungkapkan wawasan tentang seluruh populasi target.

Populasi target

Populasi sasaran adalah kelompok yang ingin dipahami oleh peneliti. Misalnya, perusahaan meluncurkan produk baru untuk lansia. Menganalisis populasi target - semua warga senior - dapat mengungkap wawasan yang memungkinkan perusahaan menerapkan berbagai kampanye iklan yang sesuai dengan tingkat pendapatan dan sikap yang berbeda dalam populasi target tersebut.

Populasi yang Dapat Diakses Secara Eksperimen

Populasi yang dapat diakses secara eksperimental adalah kelompok yang sebenarnya dapat diukur oleh peneliti. Batasan anggaran, misalnya, seringkali membatasi jumlah konsumen yang dapat diteliti peneliti, membuat populasi yang dapat diakses secara eksperimental jauh lebih kecil daripada populasi target. Keterbatasan fisik juga sering memaksa peneliti untuk mempelajari kelompok yang lebih kecil dari populasi sasaran. Misalnya, mewawancarai setiap konsumen yang tersebar di wilayah yang luas seringkali tidak dapat dilakukan, yang berarti seorang peneliti harus memilih kelompok yang lebih kecil untuk dipelajari.

Masalah

Masalah terjadi jika populasi yang dapat diakses secara eksperimental tidak mewakili populasi target. Misalnya, seorang peneliti ingin mempelajari sikap konsumen pedesaan terhadap produk perusahaan. Meneliti semua konsumen pedesaan tidak memungkinkan, jadi peneliti hanya memilih beberapa konsumen untuk dipelajari. Tetapi kecuali peneliti menggunakan metode statistik yang dapat diandalkan untuk memilih konsumen yang akan diteliti, kemungkinan besar hasil studi tidak akan valid untuk memahami populasi sasaran secara luas. Membatasi wawancara hanya pada konsumen yang berlokasi strategis dapat menghasilkan hasil yang bias yang tidak berlaku untuk populasi target.

Wawasan Ahli

Dengan metode statistik yang tepat, dimungkinkan untuk memilih sampel yang representatif dari populasi yang dapat diakses secara eksperimental. Misalnya, jika seorang peneliti dapat mempelajari kelompok konsumen yang cukup besar sambil juga mengandalkan metode pemilihan yang acak, peneliti dapat cukup yakin bahwa hasil penelitian tersebut akan valid untuk populasi sasaran secara keseluruhan. Untuk sebagian besar bisnis kecil, sifat rumit dari jenis analisis statistik ini menjadikan mempekerjakan peneliti pasar ahli sebagai pilihan yang menarik. Para ahli memahami tidak hanya bagaimana mengidentifikasi dan mengakses sampel yang mewakili populasi target, tetapi juga bagaimana mengekstrapolasi pola dan wawasan penting dari data yang dihasilkan.