Apa Urutan Langkah yang Tepat untuk Proses Peramalan SDM?

Peramalan sumber daya manusia adalah proses yang membantu organisasi menentukan berapa banyak karyawan yang dibutuhkannya di masa depan untuk memenuhi tujuan strategisnya. Peramalan SDM melibatkan penetapan pekerjaan apa yang perlu diisi oleh perusahaan, jenis keterampilan apa yang harus dimiliki karyawan untuk melakukan pekerjaan itu dan tantangan apa yang akan dihadapi perusahaan saat bekerja untuk memenuhi kebutuhan stafnya. Perencanaan sumber daya manusia telah menjadi komponen penting dalam mengidentifikasi dan merencanakan kebutuhan personel perusahaan yang berubah.

Teliti Pasar Kerja Saat Ini

Salah satu langkah pertama dalam memperkirakan ketersediaan tenaga kerja adalah melihat lebih dekat masalah ekonomi dan populasi yang memengaruhi lapangan kerja. Ketidakpastian dalam ekonomi dan pasar tenaga kerja dapat membuat peramalan menjadi lebih sulit. Para profesional sumber daya manusia harus mempertimbangkan faktor-faktor seperti tingkat pengangguran saat ini dan komposisi demografis pasar kerja lokal. Misalnya, tren seperti sejumlah besar lulusan muda yang memasuki dunia kerja pada saat yang sama meningkatkan potensi untuk mengisi beberapa posisi pekerjaan dengan gaji dan gaji yang lebih rendah. Usia, pelatihan dan tingkat pendidikan adalah faktor lain yang mempengaruhi bakat yang tersedia di pasar kerja.

Evaluasi Kebutuhan Organisasi

Mempelajari lebih banyak tentang tenaga kerja yang tersedia hanyalah salah satu elemen dari proses peramalan SDM. Organisasi harus memeriksa kebutuhan sumber daya manusia mereka sendiri, yang sebagian bergantung pada ukuran dan jenis organisasi. Banyak organisasi memulai dengan mengumpulkan data dari semua departemen. Langkah selanjutnya adalah menilai posisi pekerjaan yang ada dalam organisasi. Manajer SDM harus mempertimbangkan jenis pekerjaan dan jumlah karyawan yang bekerja di setiap kelas. Setelah menetapkan pengetahuan dan kemampuan apa yang harus dimiliki karyawan untuk mencapai tujuan strategis jangka panjang perusahaan, HR bertanggung jawab untuk mengevaluasi keterampilan karyawan saat ini. Langkah ini membantu menentukan apakah karyawan memiliki kualifikasi dan keahlian untuk memenuhi kebutuhan perusahaan di masa mendatang.

Mengantisipasi Perputaran Karyawan

HR harus memahami tujuan organisasi saat ini dan masa depan agar berhasil memperkirakan permintaan tenaga kerja yang akan mendukung strategi organisasi. Selain itu, sumber daya manusia harus mengantisipasi kebutuhan untuk menciptakan posisi baru dan mengubah posisi saat ini. Tingkat keluar masuk karyawan menuntut organisasi untuk meningkatkan retensi karyawan dan strategi perekrutan. Mengetahui jenis tenaga kerja yang tersedia di pasar kerja sangat penting untuk mengisi posisi kosong saat karyawan pensiun; beberapa dipromosikan ke posisi yang lebih tinggi; dan yang lainnya pergi untuk bekerja di tempat lain.

Perkirakan Kebutuhan SDM Masa Depan

Setelah organisasi mengidentifikasi sumber daya apa yang tersedia dalam angkatan kerja dan telah menentukan kebutuhan organisasinya, ia dapat merencanakan kebutuhan tenaga kerja di masa depan. Faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan termasuk mengevaluasi potensi karyawan saat ini, menentukan kebutuhan pelatihan dan menempatkan rencana suksesi. Pertanyaan utama yang harus dipertimbangkan manajer adalah apakah karyawan bekerja di posisi yang sepenuhnya memanfaatkan kekuatan, kemampuan, dan pengalaman mereka. Mengenali bakat dan potensi serta memusatkan perhatian pada kekuatan karyawan dapat mendorong promosi atau perubahan lain dalam peran pekerjaan. Mencocokkan keterampilan karyawan dengan tujuan organisasi meningkatkan kepuasan kerja karyawan serta membantu perusahaan mencapai tujuan strategisnya.