Peran Kepercayaan dalam Hubungan Karyawan-Manajer

Hubungan karyawan-manajer adalah salah satu komponen utama untuk struktur organisasi yang kuat. Karyawan mengandalkan manajer mereka untuk pengembangan karir dan panduan tentang cara meningkatkan keterampilan mereka. Salah satu elemen dari hubungan karyawan-manajer yang sukses adalah kepercayaan. Ketika rasa kepercayaan kuat antara karyawan dan manajer, hal itu menambah efisiensi pada elemen produktivitas tempat kerja lainnya.

Pengembangan Karyawan

Pengembangan karyawan memerlukan beberapa tingkat kepercayaan. Manajer meluangkan waktu untuk menganalisis kinerja karyawan dan membuat rencana pengembangan untuk membantu karyawan tersebut meningkat. Karyawan tersebut percaya bahwa bimbingan manajer itu akurat. Jika keterampilan karyawan tidak dikembangkan dengan baik, hal itu dapat berdampak negatif pada kariernya. Manajer percaya bahwa karyawan tersebut akan melaksanakan rencana pengembangan dan terlibat dalam rapat pemantauan rutin untuk meningkatkan program. Rencana pengembangan karyawan membutuhkan dedikasi dari karyawan dan manajer. Manajer dan karyawan percaya bahwa rencana tersebut akan dilaksanakan untuk kepentingan semua orang yang terlibat.

Perubahan

Ikatan kepercayaan yang kuat antara manajer dan karyawan penting dalam melaksanakan perubahan perusahaan. Ketika perusahaan memperkenalkan program perangkat lunak baru atau mengumumkan perubahan departemen dalam organisasi, karyawan mencari manajer mereka untuk mengetahui bagaimana perubahan mempengaruhi setiap anggota staf. Untuk melaksanakan perubahan dengan benar, karyawan perlu percaya bahwa manajer memberikan informasi yang akurat. Hal ini menjadi penting jika rumor PHK karyawan akibat perubahan perusahaan mulai beredar di seluruh perusahaan. Agar organisasi berhasil menerapkan perubahan, karyawan perlu mempercayai manajer mereka.

Pergantian

Ketika kepercayaan tempat kerja utuh, dinamika bekerja dengan baik. Ketika kepercayaan dilanggar, hubungan karyawan-manajer menderita. Salah satu ciri tim manajerial yang dapat mengembangkan kepercayaan kepada karyawan adalah kredibilitas. Staf mengandalkan manajemen untuk mendapatkan informasi yang akurat mengenai topik penting seperti gaji, pendelegasian tugas pekerjaan, dan promosi. Informasi yang akurat dan tepat waktu membantu mengembangkan kredibilitas bagi manajer di mata karyawan. Informasi yang salah menghancurkan kredibilitas itu, dan ikatan kepercayaan bisa dipatahkan. Ketika karyawan tidak lagi mempercayai manajemen, hal itu dapat menciptakan situasi pergantian karyawan yang meningkat.

Loyalitas

Rasa percaya yang kuat dalam hubungan karyawan-manajer mendorong loyalitas dari kedua belah pihak. Ketika seorang manajer meminta seorang karyawan untuk melampaui tugas pekerjaannya untuk menyelesaikan proyek penting, karyawan tersebut percaya bahwa dia dapat melakukan pekerjaan itu dan setuju untuk melakukan upaya ekstra. Untuk membalasnya, seorang manajer dapat mengizinkan karyawan cuti panjang untuk mengurus masalah pribadi, percaya bahwa karyawan tersebut akan menjaga kontak dengan manajer dan pada akhirnya kembali ke tugas pekerjaannya. Rasa loyalitas yang tinggi di kedua sisi, yang didukung oleh rasa saling percaya, dapat meningkatkan produktivitas perusahaan dan mempertahankan retensi karyawan.