Karakteristik dan Atribut Manajer yang Baik

Manajemen yang baik sangat penting untuk kesuksesan bisnis kecil. Manajemen yang buruk memengaruhi moral staf, layanan pelanggan, dan kualitas produk Anda. Karena bisnis kecil mungkin hanya memiliki sedikit manajer, bahkan satu manajer yang buruk pun dapat berdampak signifikan pada keuntungan Anda. Manajer yang sukses memiliki karakteristik umum yang dapat Anda cari dan kembangkan dalam diri staf manajemen Anda sendiri.

Kualitas Kepemimpinan

Manajer yang baik harus mampu memimpin karyawan yang dikelolanya. Ciri-ciri kepemimpinan termasuk stabilitas emosional, antusiasme, dan kepercayaan diri, menurut US Small Business Administration. Manajer menunjukkan stabilitas emosional dengan tidak membiarkan frustrasi dan stres menjadi berlebihan.

Antusiasme berarti manajer energik dan terlibat. Manajer menunjukkan kepercayaan diri dengan tidak terlalu terpengaruh oleh kesalahan atau kegagalan.

Pentingnya Komunikasi

Manajer yang baik harus mampu berkomunikasi dengan baik. Manajer berkomunikasi dengan karyawan yang melapor kepada mereka, manajer lain, dan klien. Komunikasi dapat dilakukan secara langsung, melalui telepon atau melalui email. Manajer juga memfasilitasi komunikasi antara karyawan yang melapor kepada mereka.

Manajer yang baik juga mampu mendengarkan secara efektif. Mereka meluangkan waktu untuk mendengarkan apa yang dikatakan karyawan dan pelanggan dan mampu mengomunikasikan bahwa mereka memahami apa yang dikatakan dan bertindak sesuai. Manajer yang baik juga menyadari komunikasi nonverbal. Apa yang mereka lakukan berkomunikasi sekeras apa pun yang mereka katakan. Manajer yang baik menyadari teladan yang mereka berikan kepada karyawan yang mereka kelola.

Organisasi dan Perencanaan

Manajer yang baik diatur. Mereka tahu apa yang perlu dilakukan dan kapan itu perlu dilakukan. Mereka mengetahui dan memahami tujuan bisnis Anda dan apa yang perlu dilakukan oleh karyawan yang mereka awasi untuk mencapai tujuan tersebut. Jika Anda memberi mereka tugas atau tujuan, mereka dapat merencanakan langkah-langkah yang terlibat dalam mencapai tujuan itu dan mengkomunikasikan langkah-langkah tersebut kepada karyawan yang perlu melakukan langkah-langkah tersebut.

Sebenarnya apa yang perlu direncanakan berbeda-beda tergantung pada jenis bisnisnya. Biasanya, manajer yang baik harus mampu merencanakan jadwal, inventaris, dan anggaran departemen.

Keterampilan Pemecahan Masalah

Manajer yang baik mampu mengidentifikasi dan memecahkan masalah. Baik itu masalah personalia, pelanggan yang kecewa, atau vendor yang sulit, manajer yang baik dapat memikirkan solusi kreatif untuk masalah, kemudian menjalankan solusinya. Manajer yang baik juga bertanggung jawab atas masalah yang muncul daripada melihatnya sebagai tanggung jawab orang lain dan mengambil pendekatan etis untuk pemecahan masalah.